Seperti dikutip dari Asia One, Selasa (21/10), remaja berusia 15 tahun itu dilaporkan mengalami rabun jauh sejak lahir. Namun, pihak keluarga menyatakan remaja itu tidak mau menggunakan kacamata karena takut diejek teman sekolah.
Kondisinya semakin parah ketika remaja itu hanya bisa membaca hingga 15 sentimeter dari wajahnya. Akhirnya dia dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya ukuran matanya, hasil pemeriksaan juga menunjukkan rabun jauh pada kedua matanya melebihi tingkat paling tinggi, yaitu 1.200 derajat. Mata kanannya mengalami rabun jauh hingga 2.400 derajat dan mata kirinya hingga 2.300 derajat.
[Gambas:Video CNN]
Remaja itu kemudian menjalani pengobatan untuk memperlambat tingkat rabun jauh. Tim dokter mengatakan pengobatan ini juga dilakukan untuk mengurangi risiko terlepasnya retina akibat kecacatan bentuk bola mata. (fls/ayp)