Kepolisian Ukraina melaporkan ledakan itu terjadi di pintu masuk sebuah gedung kantor di pusat ibu kota.
Juru bicara kepolisian, Kiev Oksana Blyshchyk, menuturkan bahwa salah seorang yang tewas merupakan mantan tentara yang pernah bertempur melawan kelompok separatis yang didukung Rusia di timur Ukraina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, korban kedua adalah seorang petugas keamanan kantor. "Fragmen yang ditemukan di tempat kejadian mengindikasikan bahwa itu adalah granat tangan," kata Blyshchyk seperti dikutip AFP.
Hingga kini polisi masih menyelidiki penyebab ledakan tersebut. Aparat menuturkan sejauh ini penanganan alat peledak secara ceroboh diduga menjadi penyebab insiden terjadi.
Serangan atau kecelakaan yang melibatkan granat dan senjata lainnya dinilai jarang terjadi di Ukraina meski penyelundupan senjata dalam jumlah besar kerap beredar terutama akibat konflik dengan separatis di timur negara tersebut. (rds/dea)