"Baru saja terkonfirmasi bahwa pengganti nomor satu Abu Bakar al-Baghdadi telah dihentikan oleh pasukan Amerika. Sekarang dia juga tewas," kata Trump seperti dikutip dari AFP, Selasa (29/10).
Trump tidak mengidentifikasi orang tersebut. Ia juga tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang bagaimana dia dibunuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak jelas apakah itu orang yang dimaksud Trump dalam tweetnya sama dengan yang dimaksud pejabat Kurdi tersebut.
Mazloum Abdi, komandan SDF yang dipimpin Kurdi, mengatakan di Twitter bahwa al-Muhajir menjadi sasaran operasi terkoordinasi antara intelijen SDF dan tentara AS. Serangan itu dilakukan sehari setelah pasukan komando AS menyerbu tempat persembunyian Baghdadi di Suriah barat laut.
(afp/agt)