Laporan media pemerintah setempat menyatakan longsor disebabkan oleh hujan lebat yang melanda daerah tersebut.
"Setidaknya 33 mayat telah dikeluarkan dari lumpur," kata surat kabar Kamerun Tribune seperti dikutip dari AFP, Rabu (30/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rumah-rumah yang runtuh dibangun di sisi bukit di zona berisiko," kata pejabat Wilayah Barat, yang Bafoussam adalah ibu kotanya. Dia mengatakan tanah longsor itu disebabkan oleh "hujan lebat" yang telah jatuh di negara itu selama beberapa hari terakhir.