Diprotes, Perdana Menteri Libanon Mundur

CNN Indonesia | Rabu, 30/10/2019 04:45 WIB
Diprotes, Perdana Menteri Libanon Mundur Iustrasi. (AFP PHOTO/Patrick BAZ)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perdana Menteri Libanon Saad Hariri mengatakan ia akan mengundurkan diri dari jabatannya. Ia akan segera mengajukan pengunduran diri kabinetnya.

Pengunduran diri dilakukannya terkait tekanan dari gerakan protes massa yang telah melumpuhkan negara itu selama hampir dua minggu.

"Saya akan ke Istana Baabda untuk mengajukan pengunduran diri pemerintah kepada presiden," katanya dalam pidato yang disiarkan televisi.


Hariri mengatakan keputusannya adalah tanggapan atas keinginan banyak orang Libanon yang turun ke jalan untuk menuntut perubahan."Ia menyebut keinginan rakyat tersebut sebagai protes bersejarah. 


"Posting datang dan pergi, yang penting adalah keselamatan dan martabat rakyat," kata Hariri.

Namun, pengunduran diri Hariri tersebut belum disikapi dengan gembira oleh pengunjuk rasa di Libanon yang sudah turun ke jalan menuntut perubahan politik sejak 17 Oktober lalu. 

Setelah Hariri menyampaikan pengumuman itu, arus unjuk rasa di pusat Beirut meledak. Kurang dari satu jam setelah pengumuman, pengunjuk rasa membuat kerusuhan.

"Saad Hariri hanyalah permulaan, kami akan melanjutkan sampai yang lain turun," kata seorang pemrotes yang ditayangkan di televisi lokal.


(AFP/agt)


ARTIKEL TERKAIT