Orang tua Janene Lavelle, siswa tersebut mengaku terperangah saat mengetahui hal tersebut.
"Saya agak terperangah dan sangat terkejut," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka seharusnya memeriksa kesalahan seperti itu. Saat seseorang benar-benar membutuhkan bantuan, seharusnya mereka bisa memikirkan bantuan terkait," ujar Lavelle.
Pihak sekolah mengakui jika ada kesalahan pada nomor kontak darurat yang terdapat pada kartu pelajar siswa. Kesalahan berupa penambahan satu digit telepon membuat kontak itu bukan nomor pencegahan bunur diri.
"Kami disadarkan bahwa nomor telepon darurat di kartu pelajar para siswa ada kesalahan. Seharusnya terdaftar untuk layanan bunuh diri malah terhubung ke layanan lain," tulis pihak sekolah dalam pernyataan resmi.
[Gambas:Video CNN] (evn)