Seperti dilansir Associated Press, Selasa (5/11), Awad ditangkap pasukan Turki pada malam hari di tempat persembunyiannya di dekat Kota Azaz, Aleppo, Suriah. Dia dan keluarganya tinggal di sebuah peti kemas bekas.
Lihat juga:Trump Klaim Tahu Pemimpin Baru ISIS |
Kawasan itu dikuasai Turki setelah terlibat perang dengan milisi Kurdi. Mereka bekerja sama dengan milisi Penjaga Eufrat yang menguasai daerah itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (Awad) adalah orang berharga bagi intelijen. Pengetahuannya soal ISIS bisa membantu kami untuk menangkap lebih banyak lagi orang-orang yang berniat jahat," ujar seorang sumber di pemerintah Turki.
[Gambas:Video CNN]
Pasukan khusus gabungan dari Amerika Serikat dan Kurdi berhasil menggelar operasi militer untuk menangkap al-Baghdadi di Idlib. Namun, dia dilaporkan tewas setelah memicu bom bunuh diri saat terdesak.
Meski demikian, salah satu saudara al-Baghdadi yang mempunyai nama alias Abu Hamza sampai saat ini belum tertangkap. Diduga dia memiliki informasi lebih banyak dari Awad.
Posisi yang ditinggalkan al-Baghdadi saat ini digantikan oleh Juru Bicara ISIS, Abu Hamza al-Quraishi. Mereka menyatakan akan membalas dendam atas kematian al-Baghdadi. (ayp/ayp)