Kantor berita Anadolu seperti dilansir AFP mengungkap ketujuhbelas orang yang diamankan ditangkap dan dibawa untuk diinterogasi oleh petugas anti-terorisme di Ankara.
Penangkapan kali ini merupakan upaya lanjutan setelah pekan lalu pimpinan ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi dinyatakan meninggal dunia. Tak hanya itu, pemerintah Turki juga menyatakan telah menangkap istri pertama al-Baghdadi, Asma Fauzi Muhammad al-Qubaysim dan anak perempuannya, Laila Jabir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua lingkaran dalam al-Baghdadi sebagian besar menargetkan negara kami dan orang-orang ini mencari cara agar bisa menetap atau datang ke Turki," ungkap Erdogan seperti dilansir Associated Press.
Erdogan mengatakan para tersangkan ditahan di pusat-pusat penahanan di Turki. Sementara Kementerian Kehaminan Turki akan memutuskan bagaimana menangani kasus mereka.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya Turki menyatakan telah menangkap istri pertama dan anak mendiang al-Baghdadi dalam sebuah operasi penggerbekan di Provinsi Hatay pada 2 Juni 2018.
Dalam operasi itu, aparat membekuk 11 orang yang diduga simpatisan ISIS. Identitas Laila diketahui setelah dilakukan uji DNA.
Pada Senin (4/11), pemerintah Turki mengklaim telah menangkap saudara perempuan al-Baghdadi, Rasmiya Awad (65) di dekat Kota Azaz, Aleppo, Suriah. Awad dan keluarganya tinggal di sebuah peti kemas bekas. (evn)