Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako direncanakan menumpangi Toyota Century atap terbuka (soft top) warna hitam dalam parade sejauh 4,6 kilometer dimulai dari Istana Kekaisaran menuju Akasaka Estate.
Sementara mobil lainnya seperti ditumpang Perdana Menteri Shinzo Abe akan mengikutinya di belakang. Diprediksi sekitar 50 kendaraan akan mengikuti parade bersejarah ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini akan menjadi kesempatan terakhir saya untuk melihat pawai kekaisaran," tambah Yukari Oshita, saat dia menunggu di dekat Istana Kekaisaran.
Perlu diingat parade ini seharusnya digelar pada Oktober lalu, namun ditunda karena Jepang dilanda Topan Hagibis.
Naruhito (59) secara resmi menggantikan ayahnya, Kaisar Akihito pada Mei 2019. Ia ingin mengikuti jejak sang ayah yang dinilai berhasil membawa monarki tertua di dunia itu lebih dekat dengan rakyat.
Dia berjanji untuk selalu mengingat jalan yang telah dipijak sang ayah dan mengabdikan dirinya untuk terus melakukan 'perbaikan diri'.
Kaisar Akihito melepas Takhta Krisantemun-nya setelah tiga dekade berkuasa. Takhta kekuasaan kemudian diisi oleh sang putra, Pangeran Naruhito, yang dinobatkan pada Rabu (1/5). (afp/mik)