Dalam penangkapan tersebut petugas keamanan menemukan sejumlah bahan peledak dari kedua tersangka.
"Penangkapan tersebut merupakan hasil dari pengumpulan informasi dari intel terhadap kelompok ekstremis yang meneror Muslim di Polandia," ungkap Stanislaw Zaryan dari ABW seperti mengutip AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada sekitar 20 ribu umat Muslim di Polandia dengan mayoritas warganya pemeluk Katolik.
Kendati tidak diungkap kelompok yang terlibat hingga rencana teror, Zaryn mengatakan tersangka terinspirasi serangan yang dilakukan oleh ekstrimis sayap kanan Anders Breivik dan Brenton Tarrant.
Sementara Tarran melakukan aksi teror pembunuhan terhadap puluhan Muslim di dua masjid di Selandia Baru pada Maret lalu. (evn)