Teheran menuding delapan orang itu berupaya mengumpulkan informasi dari unjuk rasa tersebut dan mengirimkannya ke luar Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, dua terduga agen mata-mata lainnya dituduh mencoba menggali informasi terkait demonstrasi itu dan mengirimkannya ke luar negeri.
[Gambas:Video CNN]
"Mereka semua telah dilatih di berbagai negara yang berbeda terkait bagaimana mencari dan mendapat informasi sebagai jurnalis warga (citizen journalist)," kata dirjen tersebut seperti dikutip kantor berita Iran, IRNA.
Dilansir AFP, penangkapan itu dilakukan tak lama setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menuding ada campur tangan AS dibalik unjuk rasa yang berlangsung di Iran selama beberapa waktu terakhir. Demonstrasi itu dipicu oleh pemangkasan subsidi yang menyebabkan kenaikan harga bahan bakar minyak.
Hal senada juga disampaikan Presiden Iran Hassan Rouhani. Dia menyalahkan AS atas aksi protes yang berlangsung.
Rouhani bahkan menuduh para pengunjuk rasa sebagai 'tentara bayaran' AS. Dia menuduh AS mengirimi mereka sejumlah uang selama dua tahun untuk memicu aksi demonstrasi.
Merespons aksi demonstrasi, pemerintah juga sempat memblokir akses internet di seluruh Iran untuk membatasi hubungan dengan dunia luar.