Akibat hantaman roket tersebut, enam tentara Irak dilaporkan menderita luka-luka. Dua dari korban tersebut dilaporkan dalam kondisi kritis.
Diketahui tidak ada korban dari pasukan AS dalam serangan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Dua Roket Hujani Pangkalan Udara AS di Irak |
Disamping menjadi pangkalan militer, sejumlah tentara dan diplomat AS diketahui juga berada di kompleks tersebut.
Dalam kurun waktu enam pekan terakhir, tercatat sedikitnya enam serangan yang menyasar basis militer AS di Irak.
Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
[Gambas:Twitter]
Sejumlah sumber keamanan Irak mengkaitkan peristiwa serupa yang terjadi sepekan lalu dengan Kataib Hezbollah, faksi Syiah yang dekat dengan Iran dan masuk dalam daftar hitam Washington.
Seorang pejabat pertahanan AS mengatakan bahwa serangan roket yang terjadi belakangan membuat kelompok Hash sebagai ancaman lebih besar bagi pasukan mereka dibandingkan ISIS.
Belum genap sepekan, dua roket juga menghantam pangkalan udara Al-Badad, Baghdad, Irak pada Kamis (5/12) dini hari. Serangan tersebut diketahui menggunakan peluncur roket Katyusha dan tidak menelan korban jiwa atau kerusakan material. (evn)