"Saya tidak akan memimpin partai di pemilu-pemilu selanjutnya," kata Corbyn pada Jumat (13/12).
Perdana menteri petahana, Boris Johnson, dan partainya, Konservatif, memimpin suara dalam hitung cepat pemilu Inggris saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah pejabat senior Partai Buruh menyalahkan Corbyn atas kekalahan di pemilu ini.
Corbyn pun mengakui bahwa hasil pemilu ini "sangat mengecewakan" dalam pidato kekalahannya di London.
"Tapi Brexit begitu terpolarisasi dan memecah belah perdebatan di negara ini sehingga itu menutupi debat-debat normal politik di negeri ini," kata Corbyn.
"Saya yakin [Brexit] mempengaruhu hasil yang diterima Partai Buruh malam ini di seluruh negeri," paparnya menambahkan. (rds/evn)