FOTO: Darurat Kebakaran Hutan di Australia

AFP & AP, CNN Indonesia | Sabtu, 21/12/2019 16:36 WIB

, CNN Indonesia -- Setidaknya 2.000 petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang terjadi di 100 titik di New South Wales Australia.

Pemerintah negara bagian New South Wales Australia mendeklarasikan darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama 7 hari pada Kamis (19/12), dikutip dari Associated Press. (Photo by Peter PARKS / AFP)
New South Wales merupakan kawasan negara bagian dengan penduduk paling padat di Australia. Setidaknya 2.000 petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang terjadi di 100 titik. (Photo by PETER PARKS / AFP)
Aksi pemadaman juga didukung oleh tim pemadam AS dan Kanada serta personel dari Angkatan Pertahanan Australia. Namun, setegah dari kobaran api tetap tak terkendali. (Photo by PETER PARKS / AFP)
Kejadian karhutla ini menjadi yang terparah di New South Wales sejak 2013. Membuat suhu udara di Sydney Tengah mencapai 39 derajat Celcius. Sementara suhu di kawasan pinggiran kota yang terbakar mencapai 42 derajat Celcius. (Dean Lewins/AAP Images via AP)
Tingkat polusi udara di sejumlah kawasan di Sidney bahkan mencapai tingkat berbahaya. Asap kerap menyelimuti kota sehingga membuat gedung-gedung ikonik di Sidney menjadi tak terlihat. (AP Photo/Rick Rycroft)
Beberapa rumah sakit bahkan mencatat peningkatan kunjungan pasien dengan masalah kesehatan pernapasan sebesar 10 persen selama seminggu terakhir. (AP Photo/Rick Rycroft)
Karhutla juga telah menghanguskan sekitar 3 juta hektar lahan selama beberapa bulan terakhir, menghancurkan 800 rumah penduduk, serta menyebabkan 6 orang meninggal dunia. (Mick Tsikas/AAP Images via AP)
Selain New South Wales, kebakaran hutan juga terjadi di Queensland, Australia Selatan dan Australia Barat. Asosiasi Medis Australia merekomendasikan penduduk agar tetap terhidrasi, mendapatkan udara sejuk, serta mengurangi paparan matahari untuk menjaga kesehatan. (Photo by SAEED KHAN / AFP)