Stasiun televisi CCTV7 melaporkan kegiatan itu dilakukan Beijing dalam rangka latihan perdana pengoperasian Shandong, terutama melatih sejumlah pilot jet tempurnya untuk lepas landas dan pendaratan dari kapal induk pertama buatan dalam negeri tersebut.
Pengoperasian Shandong diresmikan langsung oleh Presiden Xi Jinping pada pertengahan pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selepas upacara, kapal yang digadang-gadang menjadi kapal induk terbesar dalam jenisnya di Asia itu dilaporkan langsung diterjunkan di wilayah Laut China Selatan.
[Gambas:Video CNN]
Pada November lalu, Shandong yang saat itu belum diberi nama sudah melakukan pelayaran perdananya melalui selat Taiwan dengan alasan latihan dan uji coba rutin. Pelayaran itu pun memicu amarah Taiwan yang masih berupaya memisahkan diri dari China.
Shandong merupakan kapal induk kedua China setelah Liaoning, kapal bekas Uni Soviet yang dibeli dari Ukraina pada 1998.
Dalam beberapa dekade terakhir, China memang terus menggenjot perkembangan pertahanan dan memodernisasi alat utama sistem pertahanan.
Pada Maret lalu, China menyatakan menggelontorkan US$177,6 miliar untuk anggaran pertahanan selama 2019. Mereka dikabarkan mengembangkan rudal jelajah jarak jauh hingga jet tempur siluman.