Seperti dilansir AFP, Senin (23/12), laporan itu memperlihatkan tentang pelecehan seksual yang terjadi di kelompok tersebut dalam kurun waktu 1941 sampai 16 Desember 2019. Di dalam dokumen itu disebutkan, sang pendiri, Marcial Maciel, dilaporkan melakukan pelecehan seksual terhadap 60 anak-anak.
"Sebagian besar korban adalah anak-anak lelaki yang berusia 11 sampai 16 tahun," demikian isi dokumen itu yang dilansir situs ceroabusos.org.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Sedangkan 14 dari 33 pelaku pelecehan itu dilaporkan juga menjadi korban tindakan yang sama. Hal ini memperlihatkan lingkaran pelecehan di mana korban berubah sikap menjadi pelaku.
"Kemungkinan ada lebih banyak lagi kasus pelecehan yang belum terungkap dan hasil statistika akan diperbarui secara berkala," tulis situs ceroabusos.org.
Mantan pemimpin Tahta Suci Vatikan, Paus Benediktus XVI pada 2006 memerintahkan Maciel pensiun dari jabatannya akibat sejumlah kasus dugaan pelecehan seksual yang dituduhkan kepadanya. Sampai dia tutup usia dua tahun kemudian, Maciel tidak pernah berhadapan para korbannya.