Seperti dikutip dari NKNews, Senin (23/12), Duta Besar Indonesia untuk Korea Utara, Berlian Napitupulu, bertandang ke pabrik bir Taedonggang pada 12 Desember lalu. Berlian berharap Taedonggang mau mengekspor bir buatan mereka ke Indonesia, begitu juga sebaliknya.
Kepala Pabrik Taedonggang, Ri Hae Nam, menyatakan sangat berharap kedua negara bisa meningkatkan kerja sama dengan membuat rencana aksi yang nyata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pabrik bir Taedonggang yang berdiri sejak 2002 memproduksi sekitar 12.000 botol setiap harinya atau 70 juta liter per tahun. Bir Taedonggang memiliki tujuh varian mulai dari nomor satu sampai dengan tujuh yang terbuat dari berbagai bahan baku seperti jelai, gandum, beras putih, dan hop.
[Gambas:Video CNN]
Bir tidak masuk dalam daftar barang-barang yang dilarang diekspor dari Korea Utara, seperti tercantum dalam resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. (ayp)