Seperti dilansir New Straits Times, Jumat (27/12), Komisioner Kepolisian Sarawak, Datuk Ramli Din, menyatakan mereka akan memperketat kawasan perbatasan dengan Indonesia di Kalimantan sepanjang 2000 kilometer. Menurut dia, jika Indonesia sudah memulai proses pembangunan ibu kota baru.
"Kita semua tahu penyelundupan marak di sepanjang kawasan perbatasan Kalimantan , dan ada kemungkinan aksi itu meningkat jika ibu kota Indonesia pindah ke Kalimantan," kata Ramli Din.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Indonesia mengeluarkan dana Rp5 miliar untuk sayembara desain ibu kota baru yang akan dibangun di Kalimantan Timur. Dana tersebut dibagikan kepada tiga juara utama dan dua juara harapan.
[Gambas:Video CNN]
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan ibu kota baru akan menjadi daerah khusus. Bahkan, pemerintah juga belum memutuskan penempatan ibu kota baru akan ditaruh di wilayah pemekaran baru seperti kabar yang beredar.
Suharso melanjutkan pihaknya baru akan memberikan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang ibu kota negara (IKN) kepada DPR pada awal tahun depan.
Karenanya, ia belum memastikan apakah ibu kota baru masuk dalam wilayah Kalimantan atau di luar kawasan tersebut. (ayp)