"Kita kerap kehilangan kesabaran berkali-kali. Begitu juga dengan saya. Saya minta maaf atas contoh buruk yang diberikan kemarin," kata Pemimpin Umat Katolik itu sebelum memimpin Misa.
Kejadian itu berlangsung ketika Paus menghampiri kerumunan orang dan menyapa mereka. Ia lantas menyalami deretan orang-orang itu termasuk anak-anak yang sangat senang melihatnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak kejadian itu, Paus berupaya menjaga jarak dari kerumunan pengunjung meski emosinya bertahap kembali normal ketika bertemu kerumunan anak-anak lainnya.
Kejadian itu terekam media dan dengan cepat cuplikan-cuplikan momen Paus menampar tangan wanita itu tersebar di media sosial.
[Gambas:Video CNN]
Sebagian netizen memaklumi reaksi Paus dan menyebut apa yang dilakukan wanita itu salah.
"Aku bukan seorang Katolik, tetapi wanita itu salah karena menarik tangan Paus. Bahkan sepertinya Paus mengalami kesakitan karena itu," ucap seorang pengguna Twitter mengomentari cuplikan video terkait kejadian itu.
Sebagian orang ada pula yang merasa kecewa dengan respons Paus.
"Astaga, dia [wanita] itu benar-benar salah, tapi reaksi Paus seperti itu tidak mencerminkan dia seorang Paus," bunyi komentar lainnya.
Paus Fransiskus memang dikenal senang menyapa masyarakat dan jemaatnya dari dekat. Citra Paus juga dikenal sebagai seorang yang memiliki semangat yang teguh dan moderat.
Sebab, berbeda dengan para pendahulunya, Paus Fransiskus kerap melakukan tindakan yang mencolok seperti mencium kaki tahanan bahkan umat non-Katolik. (ayp/ayp)