Imbauan itu dikeluarkan kedubes setelah AS meluncurkan serangan udara ke Irak yang menewaskan komandan pasukan elit militer Iran, Mayjen Qasem Soleimani.
"Warga AS harus meninggalkan Irak menggunakan pesawat selagi memungkinkan. Jika tidak bisa meninggalkan Irak menggunakan pesawat, gunakan jalur darat," bunyi pernyataan kedubes AS di Baghdad.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:AS Bunuh Jenderal, Iran Janji Membalas |
Jasad Soleimani hanya dikenali dari cincin yang digunakannya. Wakil komandan milisi Syiah Irak (PMF), Abu Mahdi al-Muhandis, petinggi milisi Kataib Hizbullah, dan seorang petugas protokoler bandara Irak, Mohammed Reda juga turut meninggal dalam insiden tersebut.
[Gambas:Video CNN]
Soleimani sudah beberapa kali pernah dilaporkan meninggal yakni saat kecelakaan pesawat pada 2006 di barat laut Iran, ledakan bom di Damaskus, Suriah, pada 2012, dan terakhir dalam pertempuran melawan pemberontak di Aleppo, Suriah pada November 2015.
Insiden itu terjadi setelah AS membombardir markas Kataib Hizbullah pada akhir pekan lalu hingga menewaskan 25 orang. (rds/evn)