"Soleimani merencanakan serangan segera terhadap para diplomat dan personel militer Amerika, tetapi kami menangkapnya dalam tindakan itu dan menghentikannya," kata Trump dalam sebuah pernyataan di depan kamera televisi di Florida dikutip dari AFP.
Trump berusaha untuk menurunkan ketegangan dengan menegaskan bahwa ia tidak ingin perang dengan Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak mencari perubahan rezim."
Dia merupakan komandan korps pasukan elite Iran, Pasukan Quds, yang juga pernah bertempur di Aleppo, Suriah.
Seperti dilansir Associated Press, peristiwa itu terjadi ketika Soleimani baru turun dari pesawat di bandara. Seketika posisinya dibombardir.
Jasad Soleimani hanya dikenali dari cincin yang digunakannya. Dalam insiden tersebut, wakil komandan milisi Syiah Irak (PMF), Abu Mahdi al-Muhandis, turut meninggal.
Selain itu, petinggi milisi Kataib Hizbullah dan seorang petugas protokoler bandara Irak, Mohammed Reda, juga tewas dalam kejadian tersebut.
[Gambas:Video CNN] (afp/age)