Peningkatan ketegangan dipicu oleh pembunuhan yang dilakukan tentara AS terhadap Qasem Soleimani, kepala Pasukan Pengawal Revolusi Iran.
Melalui huruf besar, pemimpin AS tersebut berkicau melalui akun twitternya, "IRAN TIDAK AKAN PERNAH MEMILIKI SENJATA NUKLIR!" katanya seperti dikutip dari AFP, Selasa (7/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketegangan antara AS- Iran melonjak setelah serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad menewaskan Qasem Soleimani, kepala Pasukan Pengawal Revolusi Iran.
Atas pembunuhan tersebut, Iran telah mengeluarkan ancaman; akan membalas pembunuhan tersebut.
Ancaman tersebut dibalas Trump. Ia memperingatkan bahwa AS akan menyerang 52 target di Iran Iran jika republik Islam itu menyerang personel atau aset AS.
[Gambas:Video CNN]
(agt)