"Amerika Serikat harus tahu kepentingan dan keamanannya di kawasan itu dalam bahaya dan bahwa ia tidak dapat lepas dari konsekuensi kejahatan besar ini," katanya dalam panggilan telepon satu jam dengan Macron seperti dikutip dari AFP, Rabu (8/1).
Tentara AS membunuh Jenderal Qasem Soleimani pekan lalu. Pembunuhan dilakukan atas perintah Presiden AS Donald Trump.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejahatan ini telah memperkuat persatuan dan solidaritas rakyat Iran, dan juga rakyat Irak," katanya kepada Macron.
"Republik Islam Iran tidak pernah mencari perang dan ketidakamanan di kawasan itu, tetapi tidak ragu untuk membela hak dan kedaulatannya,"tambahnya.
[Gambas:Video CNN] (agt)