Seperti dilansir dari The Globe and Mail, Selasa (14/1), pesan berantai bahaya radiasi nuklir tersebar pada pukul 07.20 waktu setempat. Warga setempat sempat panik dan kebingungan akibat peringatan tersebut.
Akan tetapi, pemerintah pusat baru mengoreksi peringatan itu dua jam setelahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses pengujian sistem peringatan bahaya di reaktor yang dikelola oleh Ontario Power Generation terdiri dari beberapa tahapan. Untuk penduduk yang berada dalam radius tiga kilometer akan diberi peringatan dengan sirene.
[Gambas:Video CNN]
Sedangkan bagi penduduk yang berada pada jarak sepuluh kilometer dari reaktor akan diberi peringatan melalui sambungan telepon. Pengendali pesan peringatan melalui ponsel adalah pihak pemerintah provinsi.
"Prosedur itu kami lakukan dua kali dalam sehari untuk memastikan sistem peringatan berfungsi," kata Jones.
Akibat hal itu, Jones mendesak supaya kejadian tersebut diusut. Dia meminta hal itu kepada Pelaksana Tugas Kepala Badan Gawat Darurat Ontario, Douglas Browne.
Akan tetapi, kelompok oposisi dan penentang nuklir yang terdiri dari anggota Partai Demokratik Baru (NDP) Peter Tabuns, Ketua Partai Hijau Mike Schreiner dan anggota parlemen dari Partai Liberal, Mitzie Hunter, mendesak supaya insiden tersebut harus diselidiki menyeluruh oleh Ombudsman. (ayp/ayp)