Seperti dikutip dari The Times of Israel, Kamis (16/1), banjir itu terjadi akibat hujan deras yang terjad di wilayah itu. Dampaknya adalah pangkalan tersebut tidak mampu menampung 50 juta liter air, hingga akhirnya meluber ke hangar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Biaya perbaikannya diperkirakan akan menelan biaya jutaan dollar. Akan tetapi, perwira senior AU Israel menjamin sejumlah pesawat itu akan kembali beroperasi dalam waktu dekat.
Komandan AU Israel, Amikam Norkin, mendesak untuk dilakukan penyelidikan kenapa jet-jet tempur itu tidak sempat dipindahkan dan terendam. (ayp)