Menteri Luar Negeri Ukraina, Vadym Prystaiko, mengatakan bahwa Iran akan membentuk tim penyelidik dari Teheran dan Kanada sebagai negara yang warganya paling banyak menjadi korban dalam insiden ini.
"Setelah itu, pihak Iran siap untuk menyerahkan secara terpisah kotak hitamnya ke Ukraina," ujar Prystaiko di hadapan parlemen Ukraina, sebagaimana dikutip AFP pada Jumat (17/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka berdalih tak sengaja melepaskan tembakan karena suasana sedang tegang di tengah perseteruan Iran dan Amerika Serikat.
[Gambas:Video CNN]
Prystaiko mengatakan kepada CNN bahwa Ukraina dan Iran sebenarnya berkoordinasi dengan baik dalam penyelidikan insiden ini, tapi mereka sangat kurang "akses untuk mendapatkan informasi yang ada di kotak hitam."
Guna memastikan komitmen, Iran akan datang ke Kiev pekan depan "untuk meminta maaf secara resmi dan memberikan penjelasan." (has)