Hotel yang berlokasi di pusat kota Perm itu berada di lantai bawah bangunan tempat tinggal warga.
Hotel itu diketahui tidak memiliki jendela dan hanya memiliki sebuah pintu darurat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pejabat menteri keamanan regional, Igor Goncharov mengatakan lima mayat telah ditemukan dan tiga orang lainnya dalam kondisi luka-luka. Semua korban merupakan tamu hotel.
"Diketahui bangunan yang memiliki sembilan kamar di bawah tanah banjir. Semua layanan darurat dengan cepat tiba di tempat kejadian," kata Goncharov.
[Gambas:Video CNN]
Polisi Rusia membuka penyelidikan atas tragedi tersebut.
Dilansir CTV News, ledakan pipa air panas itu berimbas terhadap 20 bangunan, termasuk rumah sakit, dan sekolah. Pihak berwenang mengatakan ledakan pipa membuat pasokan air panas saat musim dingin terhenti.
"Hotel atau tempat hunian yang disewakan tidak boleh berada di bawah tanah, di situ [bawah tanah] merupakan jalur jaringan pipa," kata Melnichenko seperti dikutip dari Euro News. (evn)