Pelaksana tugas juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, mengatakan pemerintah Indonesia terus berkomunikasi dengan China terkait rencana evakuasi ini.
"Kami masih terus mendiskusikan dan mengupayakan fasilitasi dari pihak Tiongkok," kata Faizasyah saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Rabu (29/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, di Provinsi Hubei terdapat 243 WNI. Ratusan WNI itu tersebar di tujuh titik di Hubei.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sebelumnya mengatakan bahwa pemerintah tengah membuka opsi mengevakuasi WNI dari Wuhan.
[Gambas:Video CNN]
Namun, proses itu belum diputuskan. Retno memaparkan tidak mudah memulangkan ratusan warga Indonesia dari Kota Wuhan, kota yang menjadi sumber penyebaran virus corona.
Sejauh ini, China mendeteksi ada lebih dari 6.000 orang terpapar virus corona. Per hari ini, sebanyak 132 orang meninggal akibat terjangkit virus corona di China.
Kasus penyebaran virus corona pertama kali dikonfirmasi pada 31 Desember lalu. Wabah virus corona duduga pertama kali menyebar dari pasar ikan dan hewan yang berada di tengah Kota Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei.
Wuhan merupakan kota terbesar di kawasan tengah China dan menjadi salah satu titik penghubung transportasi.
Sejauh ini ada 14 negara yang telah mengutarakan rencana ingin mengevakuasi warga negaranya dari Wuhan. AS, Australia, Korea Selatan, dan Prancis bahkan akan mulai mengirim pesawat masing-masing ke Wuhan besok.
Sementara itu, Jepang telah mulai memulangkan warganya dari Wuhan. Sekitar 200 warga Jepang telah tiba di Tokyo usai dievakuasi dari Wuhan pada Rabu (29/1) pagi tadi. (rds/evn)