"Bantuan yang kami terima juga akan habis dlm beberapa hari ke depan. Oleh karena itu kami berharap dievakuasi. Proses evakuasi diharapkan dapat berjalan dengan segera, lancar dan baik," cuit Yuliannova, seperti dikutip CNNIndonesia.com, Rabu (29/1).
Yuliannova menyatakan dia juga berharap segera dijemput oleh pemerintah Indonesia. Sebab menurut dia, sejumlah mahasiswa asing yang berada di Wuhan juga sudah dievakuasi oleh pemerintah masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Sampai saat ini sudah 132 warga China meninggal akibat terpapar virus corona. Sedangkan jumlah orang yang terjangkit sampai saat ini mencapai lebih dari 6000 orang.
Virus yang menginfeksi saluran pernapasan akut seperti pneumonia itu dinilai sangat mirip dengan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang merebak pada 2002-2003, dan menewaskan ratusan orang di China dan Hong Kong. Meski awalnya diduga virus itu berasal dari hewan, kini penyebarannya sudah terjadi antarmanusia.
Kasus penyebaran virus corona pertama kali dikonfirmasi pada 31 Desember 2019. Wabah virus corona diduga pertama kali menyebar dari pasar ikan dan hewan yang berada di tengah Kota Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei.
[Gambas:Video CNN]
Pemerintah Amerika Serikat dan Jepang saat ini sudah memulangkan warga mereka yang berada di Wuhan. Sejumlah negara menyatakan akan segera mengevakuasi warga mereka dari kota itu untuk menghindari terpapar wabah virus corona. (ayp/ayp)