Pernyataan itu diutarakan Modi ketika pemerintahannya tengah berada dalam tekanan publik setelah protes muncul terhadap undang-undang kewarganegaraan India yang baru dan perlambatan laju ekonomi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
India dan Pakistan memang telah terlibat perang sebanyak tiga kali yakni pada 1947, 1965, dan 1977.
Pada Februari 2019 lalu, kedua negara bersenjata nuklir itu bahkan hampir terlibat perang untuk keempat kalinya setelah saling meluncurkan serangan udara di Kashmir, wilayah yang masih menjadi rebutan New Delhi dan Islamabad.
"Ini adalah 'pemikiran muda', di mana kami berhasil meluncurkan serangan dan menghadapi teroris di rumahnya," kata Modi seperti dikutip AFP.
Modi mengecam Pakistan lantaran terus mengobarkan "perang proksi" melawan India dengan mendukung gerilyawan di Kashmir. (rds/evn)