Mengutip AFP, Moore terpilih sebagai anggota parlemen Selandia Baru termuda di usia 23 tahun tepatnya di 1972. Ia mewakili Partai Buruh.
Selama hidup, ia memiliki banyak prestasi di dunia politik. Ia dipercaya memimpin Partai Buruh periode 1984-1990. Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada periode 1999-2002.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia memiliki lima gelar doktor kehormatan dalam bidang perdagangan, ekonomi, dan hukum.
Moore menghabiskan masa kecilnya i wilayah Northland, Selandia Baru. Sebetulnya, ia ingin menghabiskan bulan-bulan terakhirnya di sana, tetapi harus kembali ke Auckland pada Januari karena faktor kesehatan.
"Itulah yang mendorongnya untuk menjadi anggota Partai Buruh Selandia Baru pada usia 16 tahun. Ia keras kepala, optimis, dermawan, dan baik hati," kenang Yvonne.
Pada usia 15 tahun, Moore kecil memutuskan untuk meninggalkan sekolah. Ia lantas bekerja sebagai seorang buruh.
"Mike selalu percaya bahwa kecintaannya pada membaca dan kerja keras akan mengatasi kurangnya pendidikan formal," ujar Yvonne. (ulf/evn)