Mengutip AFP, penyebaran virus corona dalam sehari di Hubei bertambah 2.345 dan total mencapai 3.235 kasus di seluruh China.
Pemerintah China mencatat 10.990 pasien dengan 576 lainnya dinyatakan dalam kondisi kritis tengah mendapat perawatan di Hubei.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyebaran virus corona yang masif dalam dua bulan terakhir membuat pemerintah China kewalahan memenuhi peralatan medis dan masker. Saat ini masyarakat China kesulitan mendapatkan masker karena sebagian besar buruh pabrik sedang libur Imlek.
Pemerintah sejumlah provinsi besar di China, termasuk Guangdong meminta agar pemerintah pusat membantu menyediakan masker. Mengingat, pemerintah lokal mewajibkan warganya untuk mengenakan masker.
[Gambas:Video CNN]
Kapasitas produksi pabrik yang biasanya mencapai 20 juta masker per hari kini hanya menghasilkan sekitar 60 sampai 70 persen. Menurut juru bicara Kementerian Perindustrian China, Tian Yulong, hal itu adalah imbas dari masa liburan Imlek.
"Yang China butuhkan saat ini adalah masker medis, pakaian pelindung dan kacamata pengaman," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying.
Sampai saat ini sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Australia, Indonesia, Filipina, Jepang, Singapura dan Selandia Baru mengeluarkan kebijakan tersebut.
China justru mengkritik kebijakan tersebut. Terlebih WHO menyatakan hal seperti itu tidak diperlukan dalam penanganan wabah virus corona.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Foto: CNN Indonesia/Fajrian