Seperti dilansir Radio New Zealand, Rabu (5/2), Lebelauw menyatakan sudah berusaha menjelaskan bahwa dia diplomat dan memiliki kekebalan hukum. Dia mengatakan sudah siap diperiksa kesehatannya karena di pos perbatasan sudah disiapkan pemantau suhu tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebelauw terpaksa menunggu di Jayapura bersama sejumlah warga PNG yang dilarang masuk.
"Sebagai negara tetangga saya berharap bisa menjalin hubungan dengan PNG untuk menyelesaikan persoalan bersama-sama, seperti yang kami lakukan ketika merebak wabah polio di masa lampau," kata Lebelauw.
[Gambas:Video CNN]
CNNIndonesia.com sudah meminta tanggapan Kementerian Luar Negeri terkait hal ini. Namun, sampai berita ini dibuat mereka belum memberikan konfirmasi.
Sampai saat ini korban meninggal akibat virus corona nyaris mencapai 500 orang. Wabah itu merebak di China sejak akhir 2019. (ayp)