"Setelah amar putusan dibacakan, Sviridov bunuh diri. Dia tewas di tempat," kata seorang paramedis seperti dilansir CNN, Jumat (14/2).
Insiden itu terjadi di Pengadilan Distrik Chertanovsky, Moskow, pada Rabu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lelaki berusia 71 tahun itu terbukti memeras Wakil Direktur Lapas, Alexander Sapozhnikov, sebesar 10 juta Ruble (sekitar Rp2,1 miliar).
[Gambas:Video CNN]
Kuasa hukum terdakwa, Alexander Kotelnitsky, menyatakan kliennya mengidap kanker stadium IV. Namun, ketika menjalani sidang vonis saat itu dia terlihat tenang.
Sejak diadili, aparat Rusia mencegah Sviridov bepergian. Saat ini aparat masih menyelidiki cara lelaki itu bisa membawa pistol hingga ruang sidang, dan tidak terdeteksi. Padahal, pemindai logam di pengadilan dilaporkan dalam kondisi baik.
(CNN Indonesia/Fajrian) |
(CNN Indonesia/Fajrian)