Pelaksana tugas juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, memaparkan hingga kini belum ada rencana untuk memulangkan puluhan WNI yang merupakan awak kapal pesiar tersebut.
"Belum ada rencana evakuasi. Informasi sebelumnya dari otoritas Jepang masa karantina akan berakhir per tanggal 19 Februari," kata Faizasyah saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat pada Senin (17/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faizasyah mengatakan informasi terkait kondisi WNI itu terus didapat KBRI di Tokyo secara reguler dari otoritas Jepang.
[Gambas:Video CNN]
Kapal Diamond Princess menjadi tempat karantina virus corona setelah salah satu penumpang yang turun di Hong Kong dinyatakan positif corona pada Januari lalu.
Kapal pesiar itu kemudian dikarantina di tengah perjalanan mereka di lepas pantai Yokohama sejak 3 Februari lalu, tetapi kini dibolehkan berlabuh untuk proses pemindahan penumpang yang terinfeksi ke tempat isolasi.
Dikutip dari AFP, para penumpang sudah turun dari kapal dan siap diangkut pesawat carteran ketika pejabat AS diberitahu bahwa 14 dari mereka positif terinfeksi virus COVID-19. (rds/evn)