Dengan begitu, KBRI Seoul mengimbau seluruh WNI yang berada di Negeri Ginseng untuk tidak takut memeriksa diri sendiri ke rumah sakit jika memang merasa tidak sehat apalagi menunjukkan gejala terinfeksi virus corona.
"Pemeriksaan Covid-19 di Korsel GRATIS untuk semua orang. Bahkan pemerintah Korea tidak akan menghukum atau memulangkan WNA ilegal yang mengunjungi pusat layanan kesehatan umum untuk pemeriksaan Covid-19 atau dirawat di rumah sakit untuk menerima perawatan Covid-19," bunyi imbauan KBRI Seoul melalui cuitannya di Twitter, Minggu (23/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Hal itu terjadi setelah kasus corona di Negeri Ginseng terus melonjak hingga mencapai 763. Sejauh ini, tujuh warga Korsel dilaporkan meninggal akibat erinfeksi virus corona.
[Gambas:Video CNN]
Kasus corona terbanyak di Korsel terdapat di Kota Daegu dan Cheongdo hingga pemerintah setempat menetapkan kedua wilayah itu sebagai zona khusus.
"Tetap tenang dan ikuti arahan pemerintah setempat, misalnya apabila sekolah, universitas, dan tempat kerja libur maka ikuti anjurannya."
Hingga Senin (24/2) korban meninggal karena wabah corona mencapai 2.465 jiwa di seluruh dunia. Sekitar 21 kematian diantaranya dilaporkan dari luar China daratan. Sementara kasus infeksi virus corona mencapai lebih dari 79.930. (rds/evn)