Komando militer AS di Korea atau US Forces Korea (USFK)memaparkan personel itu berusia 23 tahun dan berbasis di Kamp Carrol.
"Dia sempat mengunjungi Kamp Walker pada 24 Februari lalu dan Kamp Carrol 21-25 Februari lalu," bunyi pernyataan USFK seperti dilansir CNN pada Rabu (26/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
USFK memaparkan pihaknya bersama Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan (KCDC) secara aktif melacak kemungkinan personel lainnya terinfeksi corona.
[Gambas:Video CNN]
Selain itu, USFK juga mengimbau seluruh personel militer di Korea Selatan untuk selalu menjaga kesehatan dan sebisa mungkin menghindari diri dari terpapar virus corona dengan mengikuti standar kebersihan yang ada seperti rutin mencuci tangan dan mengurangi memegang wajah dan berjabat tangan dengan orang lain.
USFK juga mengimbau para personel agar menghindari keramaian dan perkumpulan untuk sementara waktu.
Korea Selatan menjadi negara dengan kasus virus corona terbanyak setelah China. Hingga kini, Korea Selatan mencatat ada 1.146 kasus virus corona dengan total 12 kematian.
Sebagian besar kasus corona di Korea Selatan terdapat di Kota Daegu. Penyebaran corona di Dageu disebut bermula dari seorang jemaat Gereja Yesus Shincheonji. (rds/evn)