Virus Corona Masuki Arab Saudi, Masjidil Haram Diawasi Ketat

CNN Indonesia | Selasa, 03/03/2020 06:17 WIB
Sejumlah petugas kesehatan diturunkan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk melakukan sterilisasi terkait virus corona. Masjidil Haram di kota Mekkah. (ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dua Masjid Suci umat Islam di Arab Saudi, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi kini diawasi lebih ketat, usai pemerintah setempat mengonfirmasi seorang warganya positif terjangkit virus corona (covid-19) pada Senin (2/3).

Dilansir Arab News, Senin (2/3), para petugas kesehatan dikirimkan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Mekkah dan Madinah untuk menyemprotkan sejumlah cairan desinfektan mencegah penyebaran virus corona.
Inspeksi lapangan ini dipimpin langsung Kepala Imam Masjidil Haram, Sheikh Dr. Abdulrahman Al-Sudais. Ia mengatakan penting untuk mengintensifkan langkah-langkah anti-coronavirus dan meningkatkan koordinasi antara semua pihak yang peduli dengan keselamatan para pengunjung.

"Menyemprotkan cairan sterilisasi pada permukaan, lantai dan karpet, mendistribusikan alat sterilisasi di pintu masuk dan semua ruang salat, mensterilkan karpet. Juga meningkatkan jumlah waktu pencucian karpet utama, " kata Mohammed bin Musleh Al-Jabri, yang merupakan wakil presiden untuk urusan teknis dan jasa Masjidil Haram.


Kerajaan Arab Saudi sebelumnya juga telah menyetop visa umrah dan jemaah sedikitnya dari 23 negara yang berpotensi virus corona, termasuk di antaranya Indonesia. Wisatawan yang datang dikhawatirkan menimbulkan risiko sebagaimana ditentukan oleh lembaga kesehatan Kerajaan. Negara-negara yang dilarang termasuk Cina, Italia, Jepang, Korea Selatan, dan Kazakhstan.

[Gambas:Video CNN]

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang warga Arab Saudi teridentifikasi virus corona usai melakukan perjalanan kembali dari Iran melalui Bahrain.

Arab News, dalam laporannya mengutip Saudi Press Agency, Senin (2/3), menyebut pasien tersebut mulanya tidak mengungkapkan kepada otoritas Saudi bahwa mereka telah mengunjungi Iran setelah ke Bahrain. Iran diketahui pada Senin meningkatkan angka kematian virus corona menjadi 66 orang. (ain/ain)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK