Dalam laporan yang dilansir AFP, diklaim berdasarkan informasi dari WHO, Jumat (6/3), jumlah korban tewas akibat virus mematikan tersebut mencapai 3.407 orang. Angka tersebut lahir dari total infeksi mencapai 100.002 kasus.
Sejak menjadi epidemi di Wuhan, China, penyebaran virus corona dinilai massif ke sejumlah negara lain. Lonjakan kasus infeksi di belahan negara lain meningkatdalam beberapa pekan terakhir, terutama di Teheran, Iran yang kemudian menjadi hotspot virus yang mencatat 1.234 kasus baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan sejak Kamis waktu setempat, Cina, Korea Selatan, Prancis, Spanyol dan Belanda telah mencatat kematian baru. Serbia, Vatikan, Slovakia, Peru, dan Bhutan telah mengkonfirmasi kasus pertama di tanah mereka.
Di Benua Asia, virus corona telah mencatat 88.388 kasus penjangkitan (3.101 kematian). Sementara itu di Eropa 6.284 kasus (165 kematian), Timur Tengah 4.993 kasus (127 kematian), AS dan Kanada 194 kasus (12 kematian), Oceania 68 kasus (dua kematian) ), Amerika Latin dan Karibia 34 kasus, Afrika 41 kasus.
Lihat juga:Vatikan Ungkap Kasus Pertama Virus Corona |
[Gambas:Video CNN]
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Indonesia sendiri resmi mengumumkan dua kasus baru pasien positif covid-19 yang disebut sebagai kasus-3 dan kasus-4, pada Jumat (6/3) sore. Dua pasien positif ini menambah daftar dua pasien sebelumnya yang disebut sebagai pasien kasus-1 dan kasus-2.
Pasien kasus-1 diketahui tertular warga negara Jepang yang positif corona saat melakukan dansa di sebuah klub di Jakarta pada Februari lalu. Sedangkan pasien kasus-2 tertular dari kasus-1 karena tinggal serumah. Sementara itu pasien kasus-3 dan kasus-4 ditemukan berdasarkan hasil pelacakan dari klaster atau kelompok yang pernah melakukan close contact (kontak dekat) dengan pasien kasus-1. (ain/ain)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian