Juru bicara antiteror Tunisia Sufyan Al-Sulati mengatakan, dua pelaku bom bunuh diri itu menggunakan peledak yang dipasang pada motor yang mereka kendarai. Dilansir dari CNN, Sabtu (7/3), serangan itu turut melukai empat petugas kepolisian dan satu orang warga sipil.
Seorang staf lokal di kedutaan dikabarkan terluka akibat serangan itu. Tapi, tidak ada warga Amerika yang dikabarkan terluka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menegaskan kembali komitmen kami atas hubungan persahabatan dengan Tunisia untuk melawan terorisme," ujar Dubes As untuk Tunisia, Donald Blome lewat akun Twitter Kedubes AS.
[Gambas:Video CNN]
Pihak kedutaan juga mengimbau agar warga AS di Tunisia menghindari lokasi serangan untuk sementara waktu dan mengikuti perkembangan terkini soal berita pengeboman itu lewat media lokal.
Merujuk kantor berita negara setempat, Presiden Tunisia Qais Saeed juga telah menjenguk lima korban yang dirawat di Rumah Sakit Pasukan Keamanan Internal.
Tunisia juga telah berjuang melawan ekspansi para jihadis, dengan sejumlah besar warganya bergabung dengan kelompok-kelompok teroris seperti ISIS dan Al-Qaeda. (dmi/evn)