Menurut badan perlindungan sipil Italia, jumlah korban tewas mencapai 366 orang, dari yang sebelumnya 133 korban. Sebagian besar kematian terjadi di wilayah Lombardy.
Dengan jumlah ini, negeri Pizza pun memiliki jumlah kematian terbanyak akibat Virus Corona di luar China, atau infeksi Covid-19 kedua terbanyak di dunia, setelah jumlah kasus naik tajam, dari yang sebelumnya 1.492 menjadi 7.375 kasus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, Italia sebelumnya mengisolasi sekitar 15 juta orang di bagian utara, termasuk kota Venesia dan Milan, demi menahan penyebaran virus itu.
Meski begitu, pemerintah setempat tidak menjelaskan catra mencegah orang pergi dari lokasi-lokasi itu.
Langkah-langkah pencegahan juga diberlakukan di seluruh negeri, termasuk penutupan semua museum dan monumen.
[Gambas:Video CNN]
Kerusuhan di Penjara
Kebijakan pemerintah untuk membatasi kontak antar-manusia terkait Virus Corona pun memicu kerusuhan di dalam penjara. Satu tahanan dilaporkan tewas.
AFP melaporkan bahwa narapidana di empat penjara, yakni di penjara-penjara di Naples Poggioreale, Modena, Frosinone, dan Alexandria, memberontak pada Minggu (8/3) terhadap aturan baru terkait Virus Corona, salah satunya, melarang kunjungan keluarga.
Insiden kericuhan di Modena, yang dekat dengan Bologna, disebut menewaskan seorang narapidana, melukai dua sipir, membuat 20 orang staf lainnya dievakuasi. Penjara kini dijaga oleh polisi.
Di Frosinone, yang berada di selatan Roma, sekitar seratus tahanan memasang barikade di salah satu bagian tahanan. Polisi pun dipanggil untuk memulihkan keamanan.
Para tahanan kemudian menyusun daftar tuntutan, termasuk hak untuk mendapat kunjungan dari orang yang mereka cintai, dan mencoba bernegosiasi dengan manajemen penjara.
Sementara, keluarga beberapa tahanan di Poggioreale, pinggiran kota Napoli, berkumpul di luar penjara untuk mendukung anggota keluarganya di tahanan.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
China masih jadi yang terbanyak dengan 80.695 kasus dan 3.097 kematian; Italia menyusul dengan 7.375 kasus dan 366 korban tewas.
Korea Selatan dengan 7,313 kasus dan 48 kematian, Iran yang memiliki 6,566 kasus dan 194 kematian, serta Prancis dengan 1.126 kasus dan 19 korban tewas.
(afp/arh)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian