Dikutip dari AFP, Kementerian Kesehatan Mesir menyebut, "Warga negara Jerman berusia 60 tahun itu menunjukkan gejala demam, masuk rumah sakit Hurghada pada 6 Maret," sebelum dinyatakan positif Covid-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdana Menteri Mostafa Madbouli mengatakan kapal itu membawa 171 orang, yang terdiri dari 101 orang asing dan 70 awak Mesir.
[Gambas:Video CNN]
Selain kasus kapal pesiar, Mesir telah mendeteksi tiga kasus virus, yang pertama kali diumumkan pada 14 Februari.
Pekan lalu, Kemenkes mengatakan bahwa pasien pertama adalah seorang warga negara China. Pasien itu telah pulih dan dilepas dari isolasi.
Dua kasus lainnya adalah seorang warga Kanada yang bekerja di sebuah perusahaan minyak, dan warga Mesir yang kembali dari Serbia melalui Prancis, yang kini masih menjalani perawatan.
Menteri Dalam Negeri Israel Aryeh Deri pada Minggu (8/3) mengumumkan larangan masuk ke negaranya bagi "siapapun yang telah berada di Mesir selama dua minggu terakhir dan bukan warga negara atau penduduk Israel".
(afp/arh)