Wakil Walikota Teaneck Elie Katz mengatakan imbauan diberikan karena jumlah kasus corona di kawasannya meningkat dua kali lipat dalam semalam. Menurut Departemen Kesehatan New Jersey, Teaneck memiliki 25 kasus hingga Sabtu (14/3).
"Kami tidak tahu bagaimana itu terjadi. Padahal, Teaneck berada di garis depan sejak awal. Kami salah satu yang pertama menutup gedung kota dan sekolah," ujar Elie Katz seperti dilansir CNN.com, Minggu (15/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Presiden Trump menyatakan situasi darurat nasional terkait virus corona pada Jumat (13/3). Pemerintah AS juga menggelontorkan US$50 miliar untuk mengatasi penyebaran virus yang sudah ditetapkan pandemik oleh World Health Organisation (WHO).
Pihak Trump juga menyatakan telah bekerja sama dengan pihak swasta untuk meningkatkan kapasitas uji medis bagi masyarakat termasuk melalui drive-through.
Beberapa waktu lalu, pemerintah AS dikritik keras mengenai sistem penanganan virus corona. Anggota Institusi Kesehatan Nasional AS Dr. Anthony Fauci mengatakan sistem uji medis di AS gagal memenuhi kebutuhan warganya.
Lihat juga:INFOGRAFIS: Negara Lockdown Karena Corona |
Pada Jumat (13/3), Trump mengatakan lima juta uji medis virus corona akan tersedia dalam satu bulan, belum termasuk bantuan dari pihak swasta.
Sementara itu, New York, Illinois dan Colorado telah lebih dulu melakukan pemeriksaan via drive-through. Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan warganya hanya perlu menelepon membuat janji dan tinggal datang untuk dites.
"Hal itu tak hanya lebih cepat dan mudah. Tapi juga lebih aman karena tidak memperlihatkan siapa saja yang mungkin positif virus corona," kata Cuomo.
Kendati demikian, Gubernur Virginia Barat Jim Justice tetap menutup sekolah dan kegiatan lainnya untuk mencegah penyebaran virus corona.
[Gambas:Video CNN]
(chri/bir)