Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa mengatakan rencana larangan kunjungan turis asing akan diberlakukan mulai Rabu (18/3).
"Kami memberlakukan larangan perjalanan terhadap warga negara asing dari negara-negara berisiko tingi corona seperti Italia, Iran, Korea Selatan, Spanyol, Jerman, Amerika Serikat, Inggris, dan China mulai 18 Maret 2020," ungkap Ramaphosa dalam pernyataanya pada Minggu (15/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tutup sekolah dan larang aktivitas publik
Selain menutup akses kedatangan turis asing, Ramaphosa juga mengumumkan untuk menutup sekolah selama tiga minggu mulai lusa, Rabu.
[Gambas:Video CNN]
Seluruh aktivitas yang melibatkan lebih dari 100 orang akan dilarang sementara waktu. Perayaan publik yang melibatkan massa juga akan dibatalkan unto membatasi kontak dengan orang banyan.
"Mengingat skala dan kecepatan penyebaran virus, jelas bahwa tidak ada negara yang kebab dari penyakit atau bisa terhindar dari dampak corona yang parah," ujarnya menambahkan.
Sejauh ini tercatat 61 orang di Afrika Selatan dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Angka terse but bertambah dua kali lipat selama akhir pekan, sebelumnya corona menginfeksi 37 orang.
Merespons kondisi ini, Ramaphosa menyatakan penyebaran virus corona sebagai bencana nasional.
"Awalnya Karena warga melakukan perjalanan ke luar negeri, terutama dari Italia. Yang mengkhawatirkan adalah saat ini kita menghadapi transmisi virus secara internal," ujarnya.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Foto: CNN Indonesia/Fajrian