Menteri Kesehatan Turki, Fahrerin Koch mengatakan satu orang jamaah yang kembali dari ibadah umrah pada pekan lalu dinyatakan positif Covid-19.
Untuk itu, seluruh jamaah yang kali ini baru kembali dari Arab Saudi akan terlebih dahulu dikarantina di ibu kota Ankara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerajaan Arab Saudi menyatakan sejak 27 Februari akan menghentikan sementara aktivitas umrah sepanjang tahun 2020. Pemerintah Turki sendiri di hart yang sama mulai menghentikan mengirim jamaah umrah.
[Gambas:Video CNN]
Turki hingga saat ini mencatat 18 orang dinyatakan positif virus corona. Ankara mengatakan akan mengerahkan sumber daya yang dimiliki untuk menghadapi penyebaran virus corona.
"Kami menerapkan protokol pemantauan secara ketat di perbatasan darat dan laut, di samping langkah pemantauan yang sudah ketat di bandara," ujar Fahrettin Altun, ajudan senior Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Disamping itu, pemerintah sementara melarang klub malam, bar, dan diskotek beroperasi mulai Senin. Kegiatan olahraga hingga April diminta untuk berlangsung tanpa dihadiri suporter demi menekan kemungkinan laju penyebaran virus corona.
Sekolah akan ditutup selama dua minggu terhitung mulai hari ini. Sementara universitas akan diliburkan selama tiga pekan.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Foto: CNN Indonesia/Fajrian