Kendati demikian, pemerintah Taiwan mengatakan warga asing yang mengantongi izin tinggal dan diplomat tetap diperbolehkan untuk memasuki negaranya.
"Semua warga negara asing, kecuali mereka yang bertempat tinggal, diplomat, pebisnis, atau orang dengan izin khusus, tidak akan diizinkan memasuki Taiwan," ujar seorang pejabat pemerintah dalam konferensi pers seperti dilaporkan CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chen mengatakan pengetatan aturan ini dilakukan setelah jumlah kasus impor infeksi virus corona meningkat tajam.
[Gambas:Video CNN]
Hingga saat ini Taiwan mencatat 77 kasus virus corona, dengan dua kasus terbaru sebagai kasus impor. Satu orang dinyatakan meninggal dan 22 pasien dinyatakan sembuh.
Menteri Luar Negeri, Joseph Wu mengatakan Taiwan tengah menempuh kerja sama dengan Amerika Serikat untuk pengembangan vaksin virus corona.
"(Kerja sama) ini melambangkan hubungan dekat antara Taiwan dan Amerika Serikat, dan upaya bersama memerangi penyakit ini. Kami berharap bisa bergandengan tangan berkontribusi bagi masyarakat internasional," katanya.
Sejak akhir Januari lalu, Taiwan mulai melarang ekspor masker dan meningkatkan produksi mingguan menjadi 11 juta untuk memenuhi keperluan dalam negeri.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Foto: CNN Indonesia/Fajrian