"Dia (Mahathir) tengah berada dalam karantina," ujar juru bicaranya singkat pada Kamis (19/3).
Melansir The Star, Mahathir diketahui sempat berfoto bersama anggota parlemen perwakilan wilayah Bandar Kuching, Kelvin Yii Lee Wuen. Kelvin saat ini tengah diisolasi di Sarawak general Hospital (SGH) usai dinyatakan positif Covid-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam wawancara eksklusif dengan TV3 Buletin Utama, Mahathir menceritakan pengalamannya selama dikarantina.
"Saya mengikuti imbauan karantina. Ini sangat penting untuk menangani masalah (penyebaran corona) ini, yaitu dengan disiplin," ucap politikus berusia 95 tahun itu.
[Gambas:Video CNN]
Mahathir menegaskan masyarakat harus melakukan karantina mandiri 14 hari, terutama bagi mereka yang merasa menjalin kontak dengan pasien corona dan atau mengalami gejala.
"Jika kita melakukannya (karantina mandiri) peluang virus untuk menyebar lebih kecil lagi ke orang lain. Jadi. saya harus berdiam diri di rumah. Saya tidak bisa keluar dan tidak boleh menemui orang-orang. Saya tidak bisa berjabat tangan dan menjalin kontak lainnya dengan orang," paparnya.
Acara itu diikuti lebih dari 10 ribu peserta dari 27 negara, termasuk 696 warga Indonesia.
Penyebaran virus corona di acara tablig itu diketahui setelah salah seorang peserta asal Brunei dinyatakan positif setibanya di kampung halaman. Setelah dilacak, puluhan peserta lainnya dari Brunei juga terinfeksi virus itu.
Sebanyak 13 warga Indonesia juga dinyatakan positif Covid-19 setelah mengikuti acara tersebut. Pemerintah Indonesia tengah melacak dan mencari data ratusan WNI peserta tablig lainnya untuk mengantisipasi ada yang tertular lagi. (rds/evn)