Pada Kamis (19/3) Kementerian kesehatan Gaza mengungkapkan bahwa ada dua warga yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 setelah mereka kembali dari Pakistan.
Mereka juga menekankan tak ada orang yang meninggalkan tempat karantina di dekat perbatasan Mesir dan tidak berbaur dengan populasi umum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para ahli telah memperingatkan bahwa epidemi di Gaza kemungkinan akan menjadi bencana, mengingat tingkat kemiskinan yang tinggi, populasi yang padat dan sistem kesehatan yang lemah.
Mengutip AFP pihak berwenang di Gaza mengatakan bahwa lebih dari 2.700 warga Palestina berada dalam isolasi di rumah, kebanyakan orang yang telah kembali dari Mesir.
Gerakan masuk dan keluar dari wilayah tersebut - yang sangat dibatasi oleh Israel dan Mesir sebelum pandemi - telah diperketat sebagai tanggapan terhadap virus corona.
Israel sudah memberlakukan blokade di Gaza sejak 2007 lalu ketika kelompok Hamas menguasai jalur pantai. (chs/chs)