"Jumlah yang saya sampaikan berdasarkan pemodelan," kata Fauci seperti dilansir CNN, Senin (30/3).
Fauci yang juga merupakan anggota Satuan Tugas Penanganan Virus Corona AS turut memperkirakan kemungkinan korban meninggal akibat virus mematikan tersebut bisa mencapai 100 ribu orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fauci juga menyambut baik keputusan pemerintah untuk mempertimbangkan pembatasan aktivitas bagi penduduk setempat yang diperpanjang hingga April mendatang. Menurut dia keputusan itu bijak dan tepat.
Presiden AS, Donald Trump, memutuskan memperpanjang penerapan menjaga jarak (social distancing) hingga 30 April untuk menekan penyebaran virus corona.
[Gambas:Video CNN]
"Kami akan memperpanjang aturan tersebut hingga 30 April, untuk memperlambat penyebaran. Pada Selasa kami akan mematangkan rencana tersebut dan memberikan hasil temuan kami, data penunjang dan strategi kepada seluruh penduduk AS," kata Trump.
"Hasil perkiraan memperlihatkan puncak tingkat kematian akan terjadi dalam dua pekan mendatang, jadi saya katakan ini kembali, puncak tingkat kematian akan terjadi dalam dua pekan ke depan. Tidak ada yang lebih buruk dari menyatakan kemenangan sebelum kita menang," ujar Trump.
Trump berharap situasi kembali pulih pada 1 Juni mendatang.
(CNN Indonesia/Fajrian) |
Sedangkan menurut data Sekolah Kedokteran Universitas Johns Hopkins, jumlah kasus corona di AS mencapai 143.025, dengan 2.514 orang meninggal dan 4.865 orang dinyatakan sembuh. (ayp/ayp)
(CNN Indonesia/Fajrian)