Seperti dilansir CNN, Kamis (9/4), data itu diperoleh setelah petugas memeriksa sekitar 97 persen dari jumlah awak kapal induk tersebut.
Kapal itu saat ini berlabuh di pangkalan AL AS di Guam di kawasan Pasifik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus merebaknya virus corona di kapal induk USS Theodore Roosevelt terungkap setelah kapten kapal, Kapten Brett Cozier, melapor kepada atasannya. Namun, memo yang ditulisnya kepada atasannya yang berisi permintaan tolong untuk segera melakukan evakuasi bocor ke media massa.
Alhasil, Brett dicopot dari jabatannya sebagai kapten kapal tersebut oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Angkatan Laut Kementerian Pertahanan AS, Thomas Modly. Brett juga dilaporkan positif virus corona.
Tidak lama setelah itu, Modly dilaporkan mengundurkan diri pada Selasa (7/4) lalu. Penyebabnya adalah rekaman suara Modly yang menyebut tindakan Brett terlalu naif atau bodoh di depan awak kapal tersebut bocor ke media massa.
Modly lantas mengklarifikasi dan meminta maaf atas pernyataannya.
"Saya perjelas, saya tidak berpikir Kapten Brett Cozier naif atau bodoh. Saya berpikir dan selalu meyakini dia adalah sebaliknya," kata Modly.
(CNN Indonesia/Fajrian) |
(CNN Indonesia/Fajrian)